Monday, June 30, 2008

Aku lagi?!?

 
Lagi-lagi dan lagi-lagi ...seperti di bulan-bulan sebelumnya....aku terus yang bagian tunjuk tangan di sesi bagi-bagi hadiah doorprize di kajian jumat malam kemaren. Jadi ngga enak ketika harus menyebutkan nama....hallahh....bukannya udah pada kenal? (sok pede mode ON).

Salah satu temen di portalinfaq sampe ngomong, "Wah...telat ngasi tau nya nih...kalo mbak Dessy lagi yang tunjuk tangan dan jawab quiz...jangan dikasi kesempatan".

"Bener-bener bakalan di black list nih dalam kajian berikutnya....", jawabku lagi.

Ya...lagi..lagi...aku membawa bingkisan merchandise dari Telkomsel di malam kajian kemaren...

Dan tiap pulang ke rumah adikku selalu bilang, "hmmmhhh....ngga heraaan.....udah kelakuannya kayak gitu....".


Sunday, June 29, 2008

Semangat ke kantor??

Apa sih yang bikin kamu semangat datang ke kantor??

Bisa internetan gratis
 7

Ada wajah cantik/tampan yang bisa dilirik2
 2

Karena suasana kantor yang ok
 1

Teman-teman yang menyenangkan
 1

Ada si dia yang menemani
 0

Chatting2an ma tmn2 di dunia maya
 2

Ketemu si bos yang keren
 0

Melihat banyak hal yang seru di perjalanan selain kemacetan
 1

Kantor....adalah tempat kita mengais rejeki dan menunaikan kewajiban sebagai karyawan/karyawati. Namun ada kalanya rasa bosan dan jenuh datang menghampiri. Entah itu karena males, pekerjaan yang numpuk, si bos yang kerap mengundang bete...atau segudang alasan-alasan lainnya yang memicu kemalasan kita berangkat ke kantor. Namun untuk kali ini...aku pengen tau alasan teman-teman semua bisa semangat datang ke kantor....sharing ya.....thanks loh....

Friday, June 27, 2008

Canda Sore.....

NGGAK TEGA

Cowok : "Gua suka nggak tega ngeliat ada cewek berdiri kalau lagi naik bus, apalagi pas gua dapet duduk..."
Cewek (kagum): "Terus, apa yang Mas lakukan?"
Cowok: "Gua langsung pura-pura tidur..."

ORANG BODOH MINUM KOPI

Pasien : "Dok... setiap saya minum kopi dari cangkir, rasanya mata kanan saya seperti ada yang menusuk gitu dok.."
Dokter : "Kalo begitu, setiap mau minum kopi keluarkan dulu sendoknya dari dalam cangkir.."
Pasien : "O... Terima kasih, Dok.."

DOKTER DAN PASIEN

Ini merupakan percakapan antara dokter dengan seorang pasien yg terkena muntaber.
Dokter : Sakit apa ?....
Pasien : Anu dok......., mual-mual dan muntah-muntah...
Dokter : Buang air besarnya bagaimana...
Pasien : Seperti biasa Dok, jongkok...

GEMBALA KAMBING

Suatu hari, Fulan berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya
Fulan bertanya dengan takjub "Pak, boleh nanya nih?"
Gembala: "Boleh"
Fulan : "Kambing-kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?"
Gembala : "yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?"
Fulan : "mmmm ...Yang hitam dulu deh...."
Gembala : "oh, kalo yang hitam, dia makannya rumput basah"
Fulan : "ohh...kalo yang putih?"
Gembala : "yang putih juga..."
Fulan : "hmmm...kambing-kambing ini, kuat jalan berapa kilo pak?"
Gembala : "yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?"
Fulan : "mmmm Yang hitam dulu deh...."
Gembala : "oh, kalo yang hitam, 4 km sehari"
Fulan : "kalo yang putih?"
Gembala : "yang putih juga..."
Si Fulan mulai gondok....
Fulan : "kambing ini, menghasilkan banyak bulu  ngga pak, pertahunnya?"
Gembala : "yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?"
Fulan : "(dengan kesalnya) yang hitam dulu deh..."
Gembala : "oh, yang hitam, banyak...10 kg/th"
Fulan : "kalo yang putih...?"
Gembala : "yang putih juga"
Fulan : "BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA INI, KALO JAWABANNYA SAMA??????"
Gembala : "oh, gini dik, soalnya yang hitam itu, punya saya...."
Fulan : "Oh gitu pak, maaf kalo begitu, saya emosi...kalo yang putih?"
Gembala : "yang putih juga"

Hehehe Emang Enaaaak..Nanya mulu kaya tamu..hehe..

Ayoo kerja lagi...jangan main komputer terus, nanti dapet SP lhoo..he...he..

Air Mata Kepedihan

Air matanya menetes lagi. Menitik kembali dari matanya. Menangis untuk yang kesekian kalinya karena orang yang sama.

Aku bisa merasakan apa yang dia rasakan. Ya...merasakan apa yang dirasakan oleh sahabat dekatku ini. Teman dan sahabatku sejak masa-masa kuliah hingga detik ini.

Sebut saja namanya Vina. Pagi itu di sela-sela kesibukanku bersiap-siap berangkat ke kantor, Vina meneleponku. Suaranya terdengar sangat lemah, tidak berenergi, parau, diteruskan dengan suara sesenggukan. Aku hampir tidak bisa mendengar apa yang dia katakan karena diselingi dengan suara isak tangisnya.

Aku sudah menduga apa yang membuatnya seperti itu. She's crying again...and again...Begitu besar rasa cinta dan harapnya pada pria itu. Padahal semua cerita cinta mereka telah usai hampir dua tahun silam.

Dia Andi, pria itu...yang telah membuka luka itu terkoyak kembali. Dia yang juga teman baikku di masa-masa kuliah. Andi dan Vina adalah sepasang kekasih di kelasku selama 4 tahun perkuliahan hingga berlanjut pasca kita menyelesaikan studi. Kalau dihitung-hitung, hubungan dekat mereka telah berjalan selama lebih kurang 8 tahun. Bayangkan....8 tahun!! Namun semua kandas dan berakhir duka bagi Vina. Apakah Andi juga?? Aku tidak tahu pasti.
Andi dan Vina adalah pasangan yang serasi dalam pandangan mata kami teman-temannya. Andi seorang pria yang kalem, baik, pintar, sabar, anak bungsu dari 2 bersaudara. Tipikal pria yang diidamkan banyak wanita. Sedangkan Vina seorang gadis yang pendiam, lembut, sedikit pemalu, tipe yang ngalah, anak pertama dari 3 bersaudara. Pas sekali dengan Andi, bagaikan botol ketemu dengan tutupnya. Klop!!

Namun semua hanya tinggal cerita bagi mereka berdua. Bahkan hingga Andi mengabarkan pernikahannya via milis kampus, salah seorang temanku, Rika namanya, masih menyangka dia akan menikah dengan Vina. Yach...kabar pernikahan Andi lah yang membuat Vina berdarah-darah lagi. Walaupun....kisah mereka telah usai 2 tahun silam.

Aku bagaikan seorang wasit di antara mereka berdua. Ketika hubungan mereka berakhir, baik Vina maupun Andi menghubungi diriku perihal tersebut. Dan ketika Andi akan melaksanakan akad nikah, aku pun termasuk yang dia beritahu terlebih dahulu sebelum dia mengabarkan ke Vina rencana pernikahannya. Andi minta pertimbangan dariku bagaimana dia harus memberitahu kabar tersebut ke Vina.

Aku menyayangi mereka berdua sebagai sahabat-sahabat terbaikku. Namun untuk masalah hati ini....aku pun jadi bingung. Di satu sisi aku bisa memastikan apa yang akan terjadi dengan Vina bila dia mendengar kabar Andi tersebut. Seperti yang telah aku ungkapkan di depan....dia meneteskan air matanya lagi. Tapi...mau tidak mau...siap atau tidak siap...Andi harus memberitahu Vina secara jantan. Dia harus mengabarkan langsung ke Vina. Apapun konsekuensinya. Walaupun mungkin hati Vina akan tersayat-sayat lagi. Tapi aku sudah menganggap itu bagian dari masa lalu mereka berdua. Jadi adalah hal yang wajar bila siapapun yang  akan melangkah duluan ke pelaminan. Salah satu pihak harus mengikhlaskan. Karena masalah jodoh tidak bisa dipaksakan. 

Ketika Hari H itu tiba....

Dengan berbekal ketegaran dan kebesaran hati, akhirnya Vina datang ke resepsi pernikahan Andi. Aku tidak menduga sama sekali bahwa Vina akan memenuhi undangannya. Dari awal aku tidak berani mengajaknya, khawatir sesuatu yang tidak enak terjadi lagi. Namun ketika Vina mengajakku untuk menemaninya, dengan senang hati aku iyakan. Dan aku memang sudah janji ke Andi bahwa aku akan datang ke pestanya.

Vina butuh teman-teman untuk membantunya tetap tegar. Dan aku yakinkan dia, bahwa dia bisa lewati itu semua. Hanya masalah waktu. Dan dia juga harus lihat langsung bahwa Andi telah memilih wanita lain sebagai pendampingnya. Juga untuk menepis semua kenangan yang pernah mereka rangkai bersama. Biarlah Vina yang mengubur semua rasanya pada Andi.


Aku perhatikan Vina....tetap dengan senyum yang mengembang....dia menyapa semua saudara-saudara Andi yang dia kenal dalam pesta itu. Dengan ketegaran...dan mudah-mudahan seperti itu, dia dapat menyembunyikan perasaannya yang terdalam. Pun ketika dia memberi ucapan selamat pada Andi dan istrinya, juga orang tua Andi yang sudah begitu ia kenal dekat.

Aku belajar banyak pada Vina malam itu. Dia dapat mengatasi perasaan hatinya. Justru aku lihat Andi yang tampak tegang ketika melihat kehadiran Vina dalam pestanya. Tapi syukurlah...di akhir acara Andi sudah dapat tersenyum lepas. Mungkin dia kaget karena tidak menduga bahwa Vina akan hadir dalam pernikahannya.

Walau mereka berdua tidak menjadi sepasang suami istri, namun bukan berarti mereka harus putus hubungan sebagai teman, sahabat, dan saudara. Tetaplah menjadi teman yang baik tanpa harus ada kebencian atau dendam di dalam hati. Sungguh Allah maha tau apa yang terbaik untuk kita. Kadangkala Allah mengambil sesuatu yang kita sayangi dari genggaman agar kita kembali mesra denganNYA. Mungkin juga kita terlalu sibuk dengan cinta makhluk yang kemudian mengabaikan cinta sejati sesungguhnya pada Yang Maha Rahiim.

Cerita itu telah usai Vin....

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui."
(QS.
Al-Baqarah [2] : 216)
Bila Alloh cepat mengabulkan Doamu, Maka DIA Menyayangimu
Bila DIA Lambat mengabulkan doamu, Maka DIA Ingin Mengujimu
Bila DIA Tidak mengabulkan Doamu, Maka Dia merancang sesuatu yang lebih baik untukmu.
Oleh karena itu, sentiasalah berprasangka baik pada Alloh dalam keadaan apapun.

Karena kasih sayang Alloh itu mendahului kemurkaanNya...

Jakarta, 24 Juni 2008
(Plis....jangan nangis lagi ya....)





Thursday, June 26, 2008

Bila....

 
Bila Alloh cepat mengabulkan Doamu, Maka DIA Menyayangimu
Bila DIA Lambat mengabulkan doamu, Maka DIA Ingin Mengujimu
Bila DIA Tidak mengabulkan Doamu, Maka Dia merancang sesuatu yang lebih baik untukmu.
Oleh karena itu, sentiasalah berprasangka baik pada Alloh dalam keadaan apapun.

Karena kasih sayang Alloh itu mendahului kemurkaanNya...

Apa kabar saudaraku?



Apa kabar Iman? Semoga selalu mengepak maju.
Apa kabar hati? Semoga selalu bersih dari noda.
Apa kabar cinta? Semoga selalu berpeluk rinduNYA.
Apa kabar lelah? Semoga tetap berjuang di siang hari, dan bangun di malam hari.
Apa kabar saudara-saudariku? Semoga Allah selalu mengikat hati hati kita.

(Sebuah short message dari seorang teman, 27 Juni 2008)

Wednesday, June 25, 2008

Des...Kita sahabat.....

Nada dering yang tidak biasa terdengar dari HP Samsungku. Pasti dari seseorang yang jarang menghubungiku. Maklum...aku belum sempat ubah dan otak-atik settingan ringtone. Aku lirik sekilas. Hah?!? Dia??? Dia yang pernah membuatku menangis? Ada apa gerangan dia telepon aku? Sudah lebih dari setengah tahun aku tidak pernah dengar suaranya lagi.

Suara yang masih aku ingat dan dengan kata pembuka yang sama, "Hallo, Assalammu'alaikum Des...gimana kabar kamu?", suara di seberang sana terdengar di telingaku. Deg..deg...dadaku sempat berdetak lebih cepat.Untung saja tidak kedengaran sampai ke kupingnya. Aku hanya kaget, tidak menyangka dia akan telepon aku lagi dan masih menyimpan nomor teleponku.

Suaraku tetap riang seperti biasa. Aku sudah lupakan semua kejadian akhir tahun lalu. He's just one of my friend. Sebenarnya telepon dari dia ngga penting-penting bangetlah....hanya menanyakan info seminar di kampusku dulu. Mungkin yang ada di kepalanya...aku itu pusat segala informasi yang tahu semua kegiatan yang diadakan oleh bekas kampusku dulu. Padahal sudah lama sekali aku tidak pernah berhubungan dengan almamaterku di Bogor.

Pembicaraan menjadi panjang x lebar, akhirnya aku menanyakan kabar istrinya, "O iya....gimana kabar Mbak -------, udah isi?", pertanyaan standard yang biasa aku tanyakan pada teman-temanku yang baru menikah.

"Alhamdulillah baik Des, sekarang udah jalan 4 bulan", dengan suara malu-malu dia menjawab pertanyaanku.

Sebuah kabar bahagia yang aku dengar hari ini. Istrinya telah hamil 4 bulan. Aku senang sekali mendengarnya. Satu lagi calon pejuang akan hadir di bumiNya.

"So...lahirannya ntar akhir tahun dong....", jawabku lagi. Ya iyalah....masa ya iya dong...he...he..he....Asal jangan bulan Desember deh....ntar namanya sama lagi denganku, Dessy, kataku dalam hati.

Ahh...dia masih seperti dulu, bersikap seperti biasanya. Aku jadi ingat dengan janjinya, bahwa dia akan tetap jadi sahabatku selamanya. Persahabatan murni....tanpa ada perasaan apapun yang dapat merusak hubungan satu sama lain. Ku tak akan main hati...(plesetan Andra and The Backbonne.com). He..he...he...

Sahabat....kata-kata itu juga yang aku ingat dari seorang temanku yang lain. Beberapa hari yang lalu dia meminta bantuanku untuk dicarikan calon istri. Sebelum itupun aku pernah membantu dia dalam sebuah proses perkenalan dengan salah seorang temanku, namun akhirnya dia sendiri yang tidak jadi melanjutkan proses itu ke arah yang lebih serius. Untuk yang kedua kalinya dia memohon bantuanku lagi untuk hal yang sama. Beberapa persyaratan dia ajukan. Dengan ikhlas aku akan bantu dia untuk mencarikan calon seperti yang dia inginkan.

Setelah proses pertama itu aku kira dia telah mempunyai calon sendiri,  namun hingga saat ini ternyata belum bertemu juga dengan yang sesuai. Dengan cuek bebek aku memberikan penawaran dari diriku, itupun setelah aku melihat persyaratan yang dia ajukan. Sekitar 80% aku termasuk kriteria deh....(sok pede ceritanya...). Aku mengajukan diri tanpa beban apapun....Aku tidak mau menjadi seperti tokoh Nurul di AAC yang memendam sendiri rasa sukanya pada Fahri...yang akhirnya berujung pada rasa kecewa, karena tidak berani menyatakan perasaaannya. Dari pada aku mati penasaran....secarra cuek bebek aku tawarkan saja diriku sebelum aku menawarkan temanku yang lain untuk dikenalkan ke dia.

And jawabannya....Selama ini dia menganggap antara aku dan dia sudah menjadi teman baik bahkan sahabat. Persahabatan lebih kekal dan abadi, dan persahabatan lebih baik untuk kita Des.....
Kata-kata yang masih lekat dalam ingatan ku.

Sahabat...satu jawaban untuk sebuah pertanyaan. Wah lega rasanya....jawaban itu sudah lebih dari cukup untukku. Aku tidak akan penasaran lagi dengan perasaannya. Aku akan lebih bisa menata hati dalam berteman dengannya. Aku tidak akan menanam dan menumbuhkan rasa harap dalam hati untuknya. Sebuah kesia-siaan yang akan aku lakukan jika seperti itu adanya. Rasa itu pun cepat menguap dari hatiku.

Sahabat.....insya Allah akan tetap kekal selamanya. Sudah teruji dan lulus sertifikasi. Aku yakin itu yang terbaik dalam pertemananku dengannya. Semoga saja begitu adanya.......

25 juni 08
(hilang sudah rasa penasaranku.....)

Tuesday, June 24, 2008

Kerinduan Hati

 
Sedang apa kau di sana wahai calon buah hatiku??
Bunda sangat merindukan kehadiranmu

Adakah kau telah te
rtulis di lauh mahfudz?
Kapan kiranya kau akan hadir?
Di sini...di dunia ini....

Bunda berjanji nak....
Bila Allah menakdirkan ragamu lahir dari rahim bunda
Bunda akan mendidikmu dengan penuh cinta
Bunda curahkan kasih sayang dengan sepenuh rasa
Laksana sumur zam-zam yang tak pernah henti
memberikan airnya.....

Bunda ingin kelak dirimu
Menjadi generasi cerdas
Generasi pembelajar
Generasi di jalan Allah
Generasi penebar kebaikan
Kebanggaan bunda dunia akhirat

Namun.....izinkanlah saat ini
Bunda dididik terlebih dahulu oleh Sang Maha Rahiim
Sebelum bunda mendidik mu...

Izinkan pula imam kita....
Ditarbiyah oleh Sang Maha Rahman
Sebelum ia kelak bertemu dengan bunda...
dalam madrasah kita...
Madrasah penuh cinta
Madrasah yang kelak menghadirkan
manusia-manusia yang mencintai dan mengalirkan kebaikan....


24 Juni 2008
Saat aku menyaksikan sahabat2ku telah memiliki buah hatinya masing-masing

Elida, with her little angel "Aniela Angie"

Afit, dengan 3 peri mungilnya "Naqibah Diniyah Ahmad, Naqiyah Diniyah Ahmad, Nafihah Diniyah Ahmad"
Martin dengan satria kecilnya "Ahja Abdurrahman"
Moga semua jadi generasi Robbani...amin....
(sumber foto:  rile.wordpress.com/.http://celotehandessy.multiply.com/cute-baby-sweety-baby-i/)

Monday, June 23, 2008

My best friend's wedding




Pernikahan indah antara Beta Dwi Hapsari dan Akbar Putra Mardika pada tanggal 22 Juni 2008, bertepatan dengan hari ultah Jakarta ke 481. Pernikahan dengan mengambil setting area kolam renang di area sport center di Alam Sutera Tangerang, sebuah Garden Party digelar dengan hiasan lampion dan lampu-lampu sumbu di setiap sudut. Hiasan bunga warna-warni turut memperindah suasana di pinggir plaza kolam renang. Gemericik air dan hembusan angin memberikan sensasi dalam kenikmatan pesta. Ooo...so romantic....Warna romantis pink pun turut menghiasi sebagian besar meja prasmanan yang dihidangkan pada malam bersejarah itu. Pakaian yang dikenakan oleh sang pengantin pun juga berwarna pink baby yang sangat serasi dikenakan oleh mereka berdua....So sweett....

Alunan gending jawa menghantarkan kedua mempelai dalam perhelatan indah di malam yang sangat cerah. Senyum manis dan ucapan terima kasih tak lepas dari bibir mereka. Berpasang mata hadir dan berjuta doa terucap menghantarkan masa bahagia mereka. Tercapai sudah separuh dien.......

Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fii khoir.....

Semoga Beta dan Akbar dapat membina keluarga seperti yang Rasulullah ajarkan, berjuang bersama hingga ke tepian, berkumpul kembali dalam surgaNya, meraih ridhoNya selalu. Aminn....

Salam dan hantaran doa bahagia dari teman-teman semua yang tidak dapat larut dalam kebahagiaan di malam itu.

Jakarta, 22 Juni 2008

(Written by: Dessy Permata Sari)

Bintang gemintang

 
"Merendahlah,engkau kan seperti bintang-gemintang... .
Berkilau di pandang orang Di atas riak air dan sang bintang nun jauh tinggi.
Janganlah seperti asap Yang mengangkat diri tinggi di langit
Padahal dirinya rendah-hina"

(Ust. Rahmat Abdullah)


sumber foto :
hanya_anton.blogs.friendster.com



Sunday, June 22, 2008

Untuk semua yang aku cintai karena Allah....


Ya Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang...
Perkayalah saudara-saudaraku dengan amal kebaikan,
Penuhilah hatinya dengan rasa kesyukuran,
Berikanlah pertolongan di saat kesusahan,
Karuniakanlah hikmah di setiap ujian,
dan berkahilah di setiap rizki yang Engkau berikan.

Ya Allah, Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
Sayangilah saudaraku ini dengan rahmat dan ampunan,
Terangilah hatinya dengan cahaya kefahaman,
Tinggikanlah derajatnya dengan Al-Qur’an,
Muliakanlah wajahnya dengan taqwa, dan terimalah amal-amal ibadahnya.

Ya Allah, Yang Maha Hidup lagi Yang Memiliki Kehidupan,
Hidupkanlah kami lagi di masa yang kan datang,
Pertemukanlah kami di sebenarnya kampung halaman,
di Surga Firdaus-Mu
Amiinn...ya rabbal alamin.....

(sumber: pesan singkat dari seorang sahabat)

Thursday, June 19, 2008

Pria Impianku...........

Ia adalah seorang pria yang....

Lurus aqidahnya
Benar ibadahnya
Tegap langkahnya menuju mesjid
Ringan tangannya dalam bersedekah

Basah selalu bibirnya oleh lantunan Quran
Jauh bibirnya dari "api"
Halus tutur katanya
Namun lantang suaranya dalam kebenaran

Pria yang tampan hatinya
Santun akhlaqnya
Menawan kepribadiannya

Ia penuh kasih pada sesama
Sayang pada dhuafa
Cinta pada Sang Khaliq
Rindu selalu pada Muhammad SAW
Komitmen pada wanita yang dicintainya

Ya akhi....dimanakah kau kini??

19 Juni 08
(saat usiaku sudah masuk tahap "warning")




Wednesday, June 18, 2008

Ikhwan itu Ternyata Buaya Darat

(sumber: coPast dari milis)

Assalamualaikum Wr Wb

Berikut Testimoni seorang akhwat yang ada dalam buku
"Membongkar Rahasia Ikhwan Nyebelin." (Lingkar Pena Publishing):

Sahabatku ketemu seorang ikhwan di dunia maya. Dari friendster. Yah, dia tahu cowo itu ikhwan dari pengakuannya sebagai aktivis dakwah. Juga pengalaman organisasinya di FS. Tadinya kenalan cuma buat nambah teman saja. Sahabat aku itu juga suka chatting-an sama ikhwan itu. Eh, lama-lama kok chatting-annya mulai aneh. Mulai pakai kata-kata gombal
kata "sayang" dan "cinta", ikhwan itu pun mengajak ta'aruf lewat dunia maya. Dia nyuruh teman saya baca-baca buku pernikahan buat persiapan, katanya.

Lalu teman saya pun mencari info tentang ikhwan itu di dunia nyata. Kebetulan, ternyata dulu kampus kita bersebelahan.

Dan memang ikhwan itu dulunya aktivis rohis di kampus. Dan sekarang punya jabatan di sebuah organisasi partai. Beneran ikhwan gitu, deh. Walau sahabat aku agak bingung sewaktu dia mulai berani mengeluarkan kata-kata gombal di dunia maya. Dan ternyata yang bikin sahabat aku itu shock... ikhwan itu... sudah punya anak istri!!!

Tahu nggak? Nggak berapa lama sahabat aku itu dilabrak sama istrinya!!!

Padahal yang suka gombal kan suaminya.

Masa jam 11 malem sms sama sahabat aku, "Ukhti... sebenarnya perasaan Ukhti gimana sih sama ane? kangen nggak?!?" Gubraks!!! saya saja pengen nonjok ikhwan itu. (Berdasarkan penuturan HW-Bekasi)


Buku "Membongkar Rahasia Ikhwan Nyebelin" sudah beredar di Toko-toko buku
kesayangan Anda. Harga cuma Rp 32.500, lho ...Pengen debat dan bedah seputar problematika ikhwan-akhwat? Hubungi Ratno; Marketing Lingkar Pena
Publishing di 021-7712100

Wassalam
Koko Nata

When he said...."You are beautiful".....

When he said...."You are beautiful".....

Tuing...tuing....mau loncat rasanya jantung ini ketika kata-kata itu terpampang di hadapanku. Mungkin aku termasuk salah satu wanita yang cepat melambung perasaannya manakala ada yang memberikan sedikit saja pujian, apalagi dari seorang pria...aih...aih...aih.....
Astaghfirullah......cepat banget syetan hinggapnya ya..........

Ahh....indahnya bila kata-kata itu lahir dari bibir seorang pria yang telah Allah halalkan untukku.

Ahh...sungguh manisnya bila kalimat itu terucap dari ketulusan hati seorang pria yang telah menjadi bagian dari hidupku.

Walaupun sesungguhnya aku tidaklah secantik wanita-wanita lain yang pernah dilihatnya. Namun wanita mana yang tak senang bila dirinya dipuji? Walau hanya dengan sepatah kata??

Kenapa hatiku menjadi tidak karuan ketika ia menyampaikannya untukku? Perasaan apakah ini??

(kepada kaum pria....jangan salah mengalamatkan pujian....berikanlah hanya pada seseorang yang tepat....)




Monday, June 16, 2008

Stop KEKERASAN

Aku terhenyak ketika menonton berita tv kemaren sore. Dalam tayangan tersebut ditampilkan sekelompok anak perempuan melakukan pengeroyokan terhadap temannya yang perempuan juga. Di tayangan lainnya ditampilkan pula adegan bentakan-bentakan serta tamparan-tamparan yang lagi-lagi dilakukan oleh makhluk yang bernama wanita. Dari usia aku lihat mereka masih terbilang belia, sekitar belasan tahun, usia remaja. Namun entah ajaran darimana mereka melakukan tindakan-tindakan tidak bermoral seperti itu. Aku pun tidak mengerti apa motifnya. Metode perekrutan dalam menggaet anggota gank motor??? Atau apa??? Alangkah bodohnya yang mau menjadi anggota kelompok-kelompok tersebut. Aku sama sekali tidak paham apa yang mereka dapatkan dengan menjadi anggota gank-gank yang ngga jelas seperti itu. Apakah orang tuanya mengetahui kegiatan anak-anaknya seperti itu? Apakah guru-guru sekolahnya mengetahui kegiatan anak didiknya di luar sekolah? Kemana saja selama ini hasil didikan para orang tua dan guru yang telah mendidik mereka?? Sedemikian kuatkah pengaruh lingkungan yang buruk terhadap perilaku mereka??

Aku sama sekali tidak habis pikir.....kenapa akhlaq mereka bisa sedemikian rendahnya?? Aku benar-benar MUAKKK  melihatnya....Sudah sedemikian parahkah keadaaan bangsa ini, sudah sedemikian parahkah tontonan dan panutan para remaja kita hingga mereka berprilaku seperti itu??? Di mana-mana aku melihat kekerasan. Tidak di sebuah institusi pendidikan, para mahasiswa, aparat pemerintah, penegak keadilan, bahkan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama tidak luput dari perbuatan seperti itu.

Duh....aku semakin miris....remaja-remaja sebagai generasi penerus, gambaran sebuah bangsa, kelakuannya sangat brutal. Sudahkah kita berbuat sesuatu? Sejauh mana kita berusaha mengembalikan moral bangsa yang semakin tercabik-cabik itu?? Aku kian merenung....dan akupun belum melakukan apa-apa selain mengutuki perbuatan itu....

16 Juni 08


Friday, June 13, 2008

It might be you

Time, I've been passing time watching trains go by
All of my life
Lying on the sand watching seabirds fly
Wishing there could be someone
Waiting home for me 
Something's telling me it might be you
It's telling me it might be you
All of my life
 Looking back as lovers go walking past
All of my life
Wondering how they met and what makes it last
If I found the place would I recognize the face
Something's telling me it might be you
It's telling me it might be you
So many quiet walks to take
So many dreams to wake and there's so much love to make
I think we’re gonna need some time
Maybe all we need is time
And it's telling me it might be you
All of my life
I've been saving love songs and lullabies
And there's so much more
No one's ever heard before
Something's telling me it might be you
Yeah, it's telling me it must be you and
I'm feeling it'll just be you
All of my life
It's you, it's you I've been waiting for all of my life
Maybe it's you Maybe it's you I've been waiting for all of my life.

Lagu itu mengalun dengan sedikit suara krasak kresek di sana sini. Maklumlah...lagu itu aku dengar dari radio di dalam mikrolet 09 yang aku tumpangi dalam rangka perjalanan membezuk ibu temenku yang sedang dirawat di RS.Pelni. Tumben sekali sore itu si supir mikrolet memasang radio yang agak enak didengar. Walaupun cuma satu lagu...lumayanlah. Tak berapa lama lagu pun berganti menjadi lagu Pance Pondaag era 80-an. Duh ni supir ngga bisa lihat orang melamun kali ya....

Aku suka sekali lagu jadul ini (ralat : bukan yang Pance loh ya....) tapi lagu It Might Be You, lagu yang dinyanyikan oleh Stephen Bishop. Aih-aih.... romantisnya....kayaknya pas banget dengan apa yang aku alami saat ini. Selalu mengharapkan ada seseorang yang menantikan kehadiranku dan aku pun selalu menantikan kehadirannya sepanjang hidupku...

Ya Rabbul Izzati...dimanakah ia??

Mungkinkah itu kamu?? Yes...it might be you.......

13 Juni 08
ketika aku merindukan kehadiran seorang qowwam dalam hidupku.....