Tuesday, November 13, 2012

[Celoteh Anak] Kasir = Nasi Uduk

glitter-graphics.com

Siang yang panas, di sebuah tempat makan pinggir jalan menuju Kampung Melayu, terjadi dialog :

Bunda : "Kaka....ini huruf apa aja Nak?"  (tunjukku pada sebuah tulisan)

Azka (34 bln) : "Ini huruf  K - A - S - I - R."  (dengan sangat jelas melafalkan satu persatu huruf yang tertera dan semua hurufnya benar)

Bunda : "Terus dibaca apa dong?"

Azka : "Bacaannya NASI UDUK." (dengan pede dia menjawab)

Bunda dan yang lain : Hahahahahahhahaha.....(perutku sakit karena tawa terpingkal-pingkal)

Karena saat itu kami sedang makan di sebuah rumah makan nasi uduk, jadi si kecil Azka mengambil kesimpulan bahwa tulisan KASIR dibaca NASI UDUK.


Monday, November 12, 2012

Rumah baruku...RUANG KATA

Dengan mengucap Bismillah

Secara resmi mulai tanggal 8 November 2012, jam 15.00, bertempat di kamar 109 Hotel Aston Pangkal Pinang, dengan menggunakan fasilitas Wifi, akhirnya rumah maya ini saya buka secara resmi. 

Berhubung rumah blog saya di Multiply akan digusur, akhirnya dengan berat hati harus saya tinggalkan. Rumah yang sudah saya huni sejak 2008 hingga 2012 yang mempunyai banyak kenangan, silaturahim dengan beberapa teman yang masih tetap kontak hingga kini, juga sebagai saksi bisu atas apa-apa yang saya alami. Walaupun selama 2012, blog itu tidak pernah saya kunjungi lagi karena aktivitas menulis  yang semakin jarang saya lakukan. 

Alhamdulillah...di rumah yang baru ini, semangat saya mulai tumbuh kembali. Dengan sedikit berbenah dan melakukan migrasi tulisan selama beberapa hari, perlahan mulai tertata lagi secara rapi.

Semoga saja cerita dan kisah yang saya tuliskan memberi manfaat buat teman-teman. Aamiin...

glitter-graphics.com

Friday, October 7, 2011

[Celoteh Anak]-Halam...halam...!!

Tiba-tiba si mungil Azka (21 bulan) naik ke lantai atas.

Azka : "Abi...buang...buang...!!" (aksen suara tegas, telunjuk mengarah ke tempat sampah)

Abi : "Apanya yang dibuang Tata?" (sambil terus mengisap si Sampoerna)
*Tata = panggilan Azka

Azka : "Buang...buang...!! rotok..buang...buang!!Halam...halam..!!" (tetap dengan suara tegas)
*Rotok = rokok
*Halam = haram, cadel di huruf R

Abi : "Ooooo....ini dibuang...iya Abi buang...maap ya...maap..." (dengan wajah malu langsung buang sisa rokoknya, hehe malu ya ditegur anak batita)

-------------------------------------------------------------

Mendengar cerita si Abi tentang dialognya dengan Azka, aku terpingkal-pingkal. Padahal saat itu tidak ada yang mendiktenya untuk memarahi/menegur si Abi untuk membuang rokoknya. Subhanallah...ternyata Azka merekam perilaku ku kepada suami dan dia praktekkan. Dia meniru tindak tandukku. Semoga suamiku cepat sadar dengan kebiasaan buruknya, jangan sampe Azka ponakan kecilku malah meniru perilakunya yang tidak baik.
Children see...children do...

Wednesday, October 5, 2011

[Diary hati]-Kepalkan Tangan

Hari ini...aku...
Mencoba merangkai kembali mimpi-mimpi yang pernah hilang...
Menggantungkannya lagi dan lagi....sebanyak mungkin di angkasa nan luas
Biar Ia lihat betapa banyak mimpi-mimpiku yang belum terwujud

Hari ini aku...
Berusaha meraih kembali semangat yang sempat lenyap ntah kemana
Memunguti lagi keping-keping asa yang sempat aku buang

Dan....
Aku  mau berarti...
tidak hanya kini...tapi juga nanti setelah mati...



Monday, October 3, 2011

[Diary kerja]-HELP HELP

Stress lagi...stress lagi...

Satu kerjaan ini, hampir 10 bulan ngga kelar-kelar. 8 bulan pertama bolak balik harus presentasi dan menunggu gambar sampai disetujui. Setelah ok...kini mentok selama 2 bulan di proses penagihan, terbentur dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi. Duh...bukan dari awal diberitau syarat-syarat apa aja yang harus ada...eh sekarang setelah mau nagih...malah ditanya ketebelece lainnya....

Berbulan-bulan stress dengan kerjaan, belum kalo ada panggilan mendadak by phone yang harus segera hadir, dikejar dateline yang kayak diuber-uber setan. Dan mendadak pula terkadang jadwal diundur ketika sudah hadir di tempat. Hikssss....pengen nangisssssssssss..!!

Sekarang yang bikin mumet...pembayarannya lama banget...udah lebih dari 5 kali bolak balik perbaikan berkas-berkas. Ada aja yang salahnya....cappppppppeeeeee

Sekarang yang terakhir diminta SIUJK, hiks...mana belum punya lagi surat sakti satu itu. Ngurusnya lama, mahal pula....Ada yang bisa bantuuuuuuuuuuuuuuuuuuu.......



Friday, September 30, 2011

Belajar dari seseorang

Kalau anda pernah atau sering melewati Jl.Panjang, Kebon Jeruk di atas jam 8 pagi, mungkin pernah satu kali menatap sesosok pria pedagang kerupuk. Emang ada apa dengan pedagang kerupuk? Mungkin itu yang ada dalam benak anda. Toh tidak ada yang aneh atau spesial dengan sosok itu. Ups...tunggu dulu....Bagiku...sosok itu sungguh luar biasa. Bukan karena dia berjualan kerupuk. Lebih dari itu dia adalah seorang penyandang tuna netra. Kegigihannya dalam mencari nafkah, meskipun matanya tak melihat membuatku berdecak kagum. Subhanallah....

Beberapa kali aku melihatnya, dia hanya berjalan menyusuri jalan sambil membawa bungkusan kerupuk di bahunya. Panas terik cukup dilindungi dengan sebuah topi lusuh di atas kepalanya. Tongkat penuntun langkahnya tak lepas dari tangannya. Tak dapat aku bayangkan...dia menyusuri jalan seorang diri, memanggul dagangannya, dalam kegelapan. Berharap kerupuknya laris di hari itu. Kejujuran dari pembeli lah yang sangat dia harapkan ketika kerupuknya dibeli. Tak terasa air mata ini menitik ketika memberikan uang membeli kerupuknya. Kusebut nilai nominal uang yang aku berikan dan diapun berulang kali berucap terima kasih. Ahh...gelapnya dunia di matanya tak menghalangi dirinya untuk mencari nafkah yang halal daripada sekedar menadahkan tangan berharap belas kasih manusia. Duhai Ilahi...berilah rizki untuknya...

Di saat ini dari sekian banyak manusia yang sempurna fisiknya, tanpa merasa berdosa, masih saja terlihat bermalas-malasan, enggan mencari nafkah, enggan ikhtiar, jangankan untuk orang lain, untuk dirinya sendiripun masih berharap belas kasih dari orang. Becermin dari seorang yang tak sempurna...masih berupaya untuk dirinya. Belajar sabar, ulet, dan gigih dalam menjemput rizki dari Sang Pemberi Rizki.

Bersungguh-sungguhlah..dan Tuhan pun akan bersungguh-sungguh memperhatikan dirimu...

Bapak...aku kagum padamu...

Thursday, September 29, 2011

Aku kembali

Hai..semuaaa............
Udah lama banget ngga menyentuh-nyentuh rumah mayaku yang satu ini. Udah berdebu di sana sini..dan sepertinya harus segera renov n tata ulang dengan berbagai cerita-cerita seru. Banyak peristiwa, kejadian yang terus mewarnai hari-hariku.


Siapin energi dulu untuk kembali produktif dalam berceloteh di blog...

Me...in purple...