Air mataku menitik. Kabar duka cita yang tidak aku duga sama sekali. Salah satu sahabatku, teman baik kala SMA, Fitriana, pergi untuk selama-lamanya. Kecelakaan maut yang merenggut nyawanya, sore itu, 24 Agustus 2010, tepat di hari ke 14 Ramadhan. Tabrak lari oleh angkutan umum, dan naasnya si penabrak pergi tak bertanggung jawab. Seketika itu pula dia meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. 
Terkenang dengan dirinya, seorang yang humoris, baik, ceplas ceplos....
Lama aku tak berjumpa dengannya setelah kelulusan dari SMA. Thanks to fesbuk yang telah menghubungkan kami kembali. Walaupun aku tak pernah bertemu lagi....namun kehadirannya melalui "jempol" dan komen-komennya acap menghampiri tulisan ku. Pernah pula beberapa kali kami chatting. Dari obrolan kami, jodoh pula yang mungkin sampai usianya kemarin masih dinantikannya.
Tetapi Allah memiliki takdir dan cerita tersendiri. Allah tentu akan memberinya yang akan jauh lebih baik dan lebih indah di alam sana. Allah lebih sayang dirinya. Allah panggil dia di saat dirinya sedang beribadah puasa. Hanya Allah yang tahu yang terbaik untuk dirinya.
Berkali-kali aku membuka wall fesbuknya. Meyakinkan diri atas apa yang terjadi. Menelusuri beberapa status dan komen-komennya.
Dan kini...wall nya telah penuh dengan ucapan belasungkawa. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun....
Selamat jalan sahabat...
Selamat jalan Fitri....
Kebaikanmu akan ku ingat selalu....
Maafkan bila ada janji yang tak tertunaikan....
Maafkan bila ada kata yang pernah membuatmu terluka
Aku tau...
Kau tidak bisa membaca lagi tulisanku ini
Namun aku yakin...Allah akan menyampaikannya untukmu....
Aku sangat kehilangan...
Allah sangat sayang kamu...
Allah lebih mencintai kamu...
Semoga rahmah dan ampunanNya memberi kehidupan yang jauh lebih baik
dari apa yang ada di muka bumi ini....
Aku doakan...semoga pangeran terbaikmu menanti di sana...
Amin...
Jakarta, 25 Agt 2010
15 Ramadhan 1431H
Ahh Fitri...begitu cepat kamu pergi.
Sampai saat ini aku masih tak percaya kamu sudah tiada.....