Tuesday, June 3, 2008

Yang penting tunjuk tangan!!!

Sudah menjadi kebiasaanku bila hadir dalam sebuah kajian, jika tidak datang terlambat aku mengharuskan diriku untuk duduk paling depan dari shaf wanita. Ya iyalah....masak ambil bagian di shaf pria....yang bener aja?!? Bukan apa-apa....duduk paling depan aja kadang aku tidak menyimak apa yang disampaikan sang pembicara, konon bila aku duduk di bagian belakang. Wah...akan ada forum baru di belakang, dengan pembicara baru pula.

Jumat itu aku datang tepat waktu ke acara kajian bulanan perkantoran yang diadakan oleh sebuah lembaga amil zakat. Shaf terdepan masih kosong, hanya beberapa wanita yang sudah duduk di sana. Belum seorang pun teman-temanku yang datang. Kuedarkan pandangan mata ke segala penjuru, memperhatikan satu persatu peserta yang hadir. Duh...tak seorangpun temanku yang sudah tiba. Tidak ada teman bicara untuk beberapa saat.
Kuberikan senyum pada seorang wanita di sebelahku ketika aku akan mendaratkan pantatku di atas karpet sajadah yang dibentangkan untuk para jamaah.

"Assalammualaikum mba....", sapaku saat itu sambil mengulurkan tanganku.

"Alaikumsalam...", jawabnya sembari menyambut uluran tanganku, dan ia kembali asyik dengan buku yang ada di tangannya.

Aku lirik buku yang sedang ia buka-buka. Ternyata buku yang akan dibedah dalam kajian hari ini. Lumayan tebal isinya. Dan aku belum beli buku tersebut karena masalah dana dan sedang akhir bulan pula. Duh lagi-lagi masalah yang satu itu ya....DUIT.

Pembawa acara aku lihat sudah ambil posisi di depan microphone, dan siap  membawakan acaranya. Satu persatu yang membawakan kata sambutan pun telah memberikan sambutannya. Tak satupun yang melekat di kepalaku dari apa yang mereka sampaikan......semua hanya selewat saja. He...he...

Sampai akhirnya si MC mengumumkan akan memberi hadiah doorprize. Ha...ha...ha...ini yang selalu ditunggu-tunggu olehku dan jamaah lain (iya ngga seh?!? Apa cuma aku doang?)

Aku ubah posisi dudukku supaya lebih nyaman. Tangan pun siap-siap aku acungkan. Niat banget ngga sih?? Kalau teman-teman dekatku bilang, aku ini si Miss Quiz. Dalam tiap acara aku selalu berusaha mendapatkan hadiah-hadiah doorprize yang disiapkan oleh panitia. Walaupun nilainya secara materi mungkin tidak seberapa....namun aku merasa senang bila berhasil mendapatkannya. Ada kesenangan tersendiri.

Seperti malam ini, ketika MC belum selesai dengan pertanyaannya, aku sudah mengacungkan tanganku terlebih dahulu mengalahkan yang lainnya.
Wah payah nih yang lain....pada kemana tangannya? Ayo dong....rebutan....kalah cepat deh denganku.

Untuk pertanyaan pertama dari MC berhasil aku rebut dan jawab sambil memperkenalkan diri ke hadapan yang lainnya sebelum jawaban itu aku sebutkan....dan sampailah salah satu hadiah itu ke tanganku. Asyik...alhamdulillah.....rejeki memang ngga salah tangan, pikirku dalam hati. Sebuah hadiah kecil berbungkus kertas kado motif batik coklat (karena lagi musim batik, nih kertas kado ngga mau kalah juga....berbatik ria). Temanku di belakang yang ternyata juga sudah hadir langsung berujar...."Yah...Dessy lagi...., bisa ditebak deh....".

Seperti sudah menjadi langganan, hampir tiap bulan aku selalu bawa pulang sesuatu berupa hadiah-hadiah kecil dari penyelenggara. Mudah-mudahan mereka tidak tanda dengan wajahku. Amin. Tapi ngga mungkin ya....la wong hampir nyaris tiap bulan menggondol hadiah terus.

Tapi, ketika akan pulang dari acara, salah seorang kru panitia ada yang nyeletuk.

"Wah udah tanda deh ama Mbak Dessy.....belum selesai pertanyaannya, dia udah tunjuk tangan duluan. Makanya selalu bawa terus doorprizenya....". Katanya sambil tertawa.

"Salah sendiri dong pak....panitia kok ngga kreatif. Masak pertanyaannya selalu sama dan bisa ditebak. Wajar dong angkat tangan duluan. He...he...he....", jawabku tak mau kalah.

Seorang lagi yang perawakannya agak gemuk menimpali lagi di hadapan teman-temanku yang lain, "Jadi.... mbak...kalo mau kayak mbak Dessy pulang bawa hadiah, kuncinya tunjuk tangan aja dulu walaupun belum ada pertanyaannya". Dengan tertawa lebar dia memberikan sarannya.

Salah seorang teman kuliahku meneruskan, "Saya usul nih...kalo Dessy tunjuk tangan lagi, jangan dilihat lagi pak. Di black list aja. Udah kebanyakan hadiahnya....".

Duh...plis deh...segitunya teman-temanku itu. Sampai harus mem-blacklist aku.

"Wah jangan sampai saya diboikot ya....ngga fair dong....panitianya dong yang bikin sesuatu lebih kreatif lagi pertanyaannya....", jawabku membela diri lagi.

Ya ampuuun....nyaris di blacklist nih dari peserta.

Kesimpulan akhir tetap salah seorang panitia dengan sarannya, "Yang penting tunjuk tangan dulu....mau bener atau salah itu soal belakangan".

Ha....ha....ha....aku tak dapat menahan tawa dan geliku dari apa yang disarankannya. Tapi bener juga sih....yang penting mah PEDE lah....

30 Mei 2008
Wisma Tugu, Kuningan
(dlm acara kajian bulanan perkantoran)

6 comments:

  1. Wah... ga heran deh ma miss Quiz yang satu ini...pasti selalu kalah kalo untuk urusan tunjuk tangan... (tapi aku pernah sih berkolaborasi dengan miss Quiz yang satu ini :) )
    Fenomena yang ada : tidak semua manusia mempunyai tingkat ke Pede - an yang tinggi... SALUTE untuk Dessy :))

    ReplyDelete
  2. hebat... the winner takes all...

    ReplyDelete