Thursday, April 2, 2009

Resep manjur dan cespleng

 
Ketika niat ingin nikah.....
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita
(menurutku utk calon anak kali ya....kalo duda/janda yg udah ada anak... kalimatnya bener tuh....)

Ketika melamar
....(deg2an neh)
Anda bukan sedang meminta kepada orangtua/wali si gadis, tetapi meminta kepada TUHAN melalui orang tua/wali si gadis
(setujuuu...bangetsss pake s...)

Ketika akad nikah tiba....

Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan ALLAH SWT
(ingat2 tuh....janji di hadapan Sang Pencipta )

Ketika menggelar resepsi

Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf
apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan doa mereka
(jgn sampe tuh buku tamu dibuang....disimpen baek2...ingat2 selalu akan kehadiran dan doa restu juga uang dan kado yg mereka berikan...)

Malam pertama....(hmmmm)

Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat!
(suamimu adalah manusia biasa...begitu pula istrimu...terimalah kelebihan dan kekurangannya satu paket )

Ketika kehidupan itu telah dimulai....

Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yg penuh onak dan duri
(pasti banyak peristiwa, tragedi, atau kejadian yg menyenangkan maupun tidak menyenangkan dalam perjalanan tsb...jgn sampe menyerah di tengah perjalanan...teruslah dan berusahalah sampai ke tujuan...amin...)

Ketika badai itu menghadang

Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan
(hold me...and hug me...honey )

Ketika sang buah hati belum hadir....

Cintailah isteri atau suami anda 100%
(jangan buru-buru cari calon ibu baru ya...)

Ketika si baby hadir...

Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%
(siplah...cintai seutuhnya )

Ketika finansial keluarga belum mapan....

Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri
(yuuuk...pertinggi ketaqwaan, bangun malam bareng tuk sholat tahajud, akan membina hubungan mesra antara aku, kau dan DIA)

Ketika ekonomi kian membaik....

Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita
(dan bukan dengan mencari yang lebih cantik...he..he..he....)

Bila anda suami....

Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit
secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda
(jadilah pria yg bertanggung jawab...jgn mau enaknya aje yee...)

Bila anda seorang istri...

Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan
(ingat selalu dengan kodrat wanita dalam rumah tangga...jadi istri dan ibu yang baik...siiipppsss )

Ketika mendidik anak....

Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak ....
(bangun komunikasi yg baik dengan anak2...jadikan mereka sahabat terbaik...)

Ketika anak mulai bermasalah....

Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh
orang tuanya
(menjadi orang tua itu emang ngga ada sekolahnya...tapi semua bisa dipelajari....ya kaaannn....)

Ketika ada PIL...

Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.
(jgn ngeceng mulu makanya...dan jgn curhat sembarangan...bahayyyaaa!!)

Ketika ada WIL...

Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.
(kalo kepepet...poligami mungkin sebagai solusi...kata temenku itu mah selingkuh yg dilegalkan...he..he...he...tapi kembalilah pada istrimu...ingat selalu dengan semua kebaikan2nya selama mendampingimu....)

Ketika memilih potret keluarga...

Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia
(setujuhhh!!!!rumah sebagai madrasah...tempat para penghuninya tumbuh dan berkembang menjadi pribadi lebih baik lagi)

Bila ingin langgeng dan harmonis...
Gunakanlah formula 7 K berikut...
Ketaqwaan
Kasih sayang
 Kesetiaan
 Komunikasi dialogis
Keterbukaan
  Kejujuran
Kesabaran


(sumber : milis kampus)




08 Satu Yang Terindah - YOVIE & THE NUNO

27 comments:

  1. ciieeee......
    bagus kali ni kak....
    makasih ya kak....

    ReplyDelete
  2. @ medilubis : bekal buat medi dari si mbah nih...praktekin yee....

    ReplyDelete
  3. sip, trims postingannya
    jd kudu siap2 nih mbak

    ReplyDelete
  4. @ ahmad shoutulqolbi : ayoo buruan...ketinggalan ntar...!!

    ReplyDelete
  5. ternyata susah juga tuk idealis spt ini ....:)

    ReplyDelete
  6. @ ryanthi : tinggal prakteknya aja ya un...

    ReplyDelete
  7. TFS mbak dessy... *berkaca-kaca* hehe

    ReplyDelete
  8. kenapa mba lia ??? kelilipan yah ??

    ReplyDelete
  9. hahahhahahhah ceiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

    ReplyDelete
  10. Waaaaahhhhh ni lagi mendidik untuk menjangkau masa depan yaaa Deeeesssss

    ReplyDelete
  11. euhhh.. aku masih suka ngambek sama kembar... :(

    ReplyDelete
  12. berkaca-kaca2?? narsis neh?? he..h.e..he..

    ReplyDelete
  13. @ uli : ada apa li??
    @ dayan : akan dicoba...kalo sang suami udah ditemukan
    @ mrdjmstkbdg : ya begitulah....
    @ catur : kayak pasar malam kah?
    @ beeglay : kaguuumm??
    @ chrisdiaty : jgn ngambek2 dong bu....be happy....

    ReplyDelete
  14. waaah....coba aaahh....hihihiihii....

    ReplyDelete
  15. aiihhh...enaknye....mauuuu....ntar bawa ya kalo ke jkt....

    ReplyDelete
  16. Hehehehehehehehehehe semoga cepat dapat jodohnya Deeessss

    ReplyDelete
  17. Mkasih banyak....Semoga semua eling awal tujuan kita...:D

    ReplyDelete