Friday, July 11, 2008

Gaji...diapain dulu neh??

Ilmu yang aku dapat dalam kajian bulanan perkantoran bulan Juni kemarin....dari guru bidang keuangan, siapa lagi kalau bukan dari Ahmad Gazali seorang praktisi dan konsultan keuangan yang cukup ternama di Jakarta. Sosok yang sudah tidak asing lagi di mataku. Karena banyak  jawaban-jawabannya atas berbagai persoalan keuangan banyak tersebar di majalah-majalah, juga buku-bukunya yang sudah beberapa terbit. Yang aku ingat adalah "Cash Flow for Woman" dan "Aisyah dan Maisyah".  Wajahnya yang mirip orang Taiwan dengan kulit putih dan cukup ramah dengan audience dalam memberikan materi pada malam itu membuat gelak tawa jamaah yang hadir di Mesjid Hidayatullah...

Mengambil tema "Mengelola Gaji"....berikut beberapa point yang dapat aku sharing di sini....

Di awal...beliau memberikan sebuah hadits :

Di antara kebahagiaan seorang muslim ialah mempunyai tetangga yang shaleh, rumah yang luas dan kendaraan yang meriangkan. (HR. Ahmad dan Al Hakim)

So...keluarga yang sakinah itu adalah :

  1. Memiliki rumah yang luas
  2. Kendaraan yang nyaman
  3. Istri yang solehah
  4. Rezeki yang halal dan baik
Jadi...kalau seorang muslim memiliki itu semua...bukan disebut kaya...melainkan emang itu standard seorang muslim. Biasa aja lageee.....

Renungkan...bila mempunyai anak lebih dari satu dan beda kelaminnya, tentu kamar tidur mereka harus dipisahkan, mengacu pada hadits Rasulullah juga, bahwa anak laki-laki dan perempuan harus terpisah tempat tidurnya. Tentu harus memiliki lebih dari satu kamar kan? Belum lagi kalau ada pembantu...tentu harus diberikan kamar sendiri juga. Belum lagi kalau kedatangan tamu atau saudara....harus punya kamar juga kan....jadi bisa dihitung-hitung deh kebutuhan ruang nya...dengan standard kenyamanan tentunya....bukan yg serba satu langkah ke tiap ruangan...ha...ha...ha...

Nah kendaraan yang nyaman, yang tidak mogok-mogok juga termasuk kebahagiaan bagi seorang muslim. Karena dengan kendaraan memberi kemudahan bagi kita dalam melakukan aktivitas dakwah juga untuk kegiatan-kegiatan lain yang bertujuan untuk kebaikan.
Rasulullah saja pada jamannya memiliki unta yang paling bagus loh!!

Istri yang solehah mah udah ngga usah dipaparkan lagi ya....krn istri solehah itu adalah harta yang paling berharga....ada banyak haditsnya juga tuh.... mengenai istri yang solehah ini. Silakan cari...buanyakk banget rujukannya!!

Langsung aja ke pengelolaan gaji ya....

Agar berkah dan manfaat...gaji harus kita alokasikan sesuai porsinya masing-masing, jangan lupa dengan filter yang halalan dan thoyyiban....
Nah...gitu terima gaji dan sampe ke tangan kamu semua....maka :

  1. Bayarkan dulu Hak Allah SWT berupa zakat, infaq ....ayo salurkan lewat Portalinfaq
  2. Hak orang lain....bayarin tuh hutang-hutang....karena kita ngga pernah tau kapan kita mati. ya kan?!?
  3. Hak sendiri untuk masa depan....berupa tabungan neh....jgn lupa yee
  4. Hak sendiri sekarang....Sisanya nih...habisin deh sesuka hati....setelah ketiga point di atas terpenuhi semua.
Jangan pernah lupakan hak Allah pertama sekali kepadaNYA yang telah memberi kita rizki....

Moga manfaat ya...sori...cuman nyatet dikit..!!

Jakarta, 27 Juni 2008

35 comments:

  1. yang ini neh bukan cuma renungan...
    keknya obsesi terpendam :))

    ReplyDelete
  2. hari segini gaji dah abis??
    gagal dong ilmunya ^^;

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah kalo soal 1. Bayarkan dulu Hak Allah SWT berupa zakat, infaq ....ayo salurkan lewat Portalinfaq
    2. Hak orang lain....bayarin tuh hutang-hutang....karena kita ngga pernah tau kapan kita mati. ya kan?!?
    3. Hak sendiri untuk masa depan....berupa tabungan neh....jgn lupa yee
    4. Hak sendiri sekarang....Sisanya nih...habisin deh sesuka hati....setelah ketiga point di atas terpenuhi semua.

    udah terselesaikan dengan baiiik

    ReplyDelete
  4. Astaghfirullah...
    Bulan ini blm bayar zakat....biasa paling cuma masukin ke mesjid...
    duh...ada yg online gak yah?

    ReplyDelete
  5. lho, hak saya untuk ditraktir belum juga dilaksanakan...koQ gajinya dah habisss

    ReplyDelete
  6. point 1 aq lakukan setahun sekali,selanjutnya buat adik2, untuk diri sendiri kalo ada sisa buat nenek dikampung...traktiran teman jatahnya pas dp bonus, ultah, ga tiap gajian kaleee

    ReplyDelete
  7. wahh terima kaish mbak sharing nyaaa...
    di ingetin ada yang belum di lakukan nihhh hehee
    bukan ada lagi dengg BANYAK yang blm di lakukan hehehe

    ReplyDelete
  8. termotivasi neh...plus tetep sederhana...

    ReplyDelete
  9. Minggu lalu juga kami dapat slide ppt tentang materi ini. Alhamdulillah bermanfaat banget.

    ReplyDelete
  10. Ada mas...silakan buka www.portalinfaq.org

    ReplyDelete
  11. kalo yg pertama tuh harus dibayar tiap bulan sebagai zakat profesi...ngga gede2 kok...2.5% aja....

    ReplyDelete
  12. Betul...manfaat sekali...disharing juga dong...

    ReplyDelete
  13. yang enak itu pas2an mbak...pas mo punya rumah ...eh duitnya ada....pas mo nikah...duitnya tersedia...dan pas mo naik haji...eh duitnya juga cukup..!! ya kan?!?

    ReplyDelete
  14. sama2 ya....mudah2an ada manfaatnya...walaupun cuman secuil yang bisa dibagi neh....

    ReplyDelete
  15. Syaiful kok tau aja seh?? ha...ha...ha...Rasulullah kan bangga dengan jumlah umatnya yang banyak kelak....

    ReplyDelete
  16. Bayar utangnya dulu yang harus didahulukan tuh....

    ReplyDelete
  17. Hallo Dessy :)

    Biar sedikit tetapi berkesan kok catatannya.

    ReplyDelete
  18. moga manfaat ya....ntar dicatetnya banyakan lagi deh...biar makin bnyk yg disharing...thanks mba vonny...

    ReplyDelete
  19. Nambahin dikit ya mbak. Hak Allah atas hamba-Nya, adalah beribadah kepada-Nya, tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. ^_^

    "Dari Muaz bin Jabal radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku pernah membonceng Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, yang memisahkan antara aku dan beliau hanyalah bagian belakang pelana. Beliau bersabda: Hai Muaz bin Jabal. Aku menyahut: Ya, rasulullah, aku siap menerima perintah. Kemudian berjalan sejenak, kemudian beliau bersabda lagi: Hai Muaz bin Jabal. Aku menyahut: Ya, rasulullah, aku siap menerima perintah. Kemudian berjalan sejenak, kemudian beliau kembali memanggil: Hai Muaz bin Jabal. Aku pun menyahut: Ya rasulullah, aku siap menerima perintah.

    Beliau bersabda: Tahukah engkau, apa hak Allah atas para hamba? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Beliau bersabda: Hak Allah atas para hamba, yaitu mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Setelah berjalan sesaat, beliau memanggil lagi: Hai Muaz bin Jabal Aku menjawab: Ya, rasulullah, aku siap menerima perintah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya: Tahukah engkau apa hak hamba atas Allah, bila mereka telah memenuhi hak Allah? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Allah tidak akan menyiksa mereka." (HR. Muslim)

    Dan kalau ada sisa dana kita, setelah semua kebutuhan kita terpenuhi, maka masih banyak saudara kita yang lain yang juga masih membutuhkan. :D

    ReplyDelete
  20. maaf ikutan nimbrung ya mbak. :D

    zakat bukannya tahunan mas (kalau yang dimaksud adalah zakat mal). itupun setelah cukup nisab dan haulnya. kalau memang belum cukup, maka tidak perlu mengeluarkan zakat.

    “Kamu tidak mempunyai kewajiban zakat sehingga kamu memiliki 20 dinar dan harta itu telah menjalani satu putaran haul.” (Shahih Hadits Riwayat Abu Dawud)

    20 dinar adalah 85 gram emas, karena satu dinar adalah 4 1/4 gram dan nishab uang dihitung dengan nilai nishab emas.

    "Barangsiapa mendapatkan harta maka tidak wajib atasnya zakat sehingga menjalani putaran haul.” (Shahih dengan syawahidnya, Riwayat Tirmidzi)

    namun, kalau setiap bulan mau mengeluarkan juga gak masalah, tapi jatuhnya ke infaq, bukan zakat. wallahu a'lam... ^_^

    ReplyDelete
  21. Oh iya mbak. Mungkin membayar hutang harus didahulukan jadi nomor satu daripada infaq. Karena membayar hutang itu wajib. Sedangkan infaq itu sunnah. Wallahu a'lam. :D

    ReplyDelete
  22. yup...zakat bagi yg sudah mempunyai penghaisilan juga wajib kan...Allah hanya minta 2.5% kok...tentunya itu juga akan disalurkan kepada yg mustahiq...soal hutang itu juga merupakan kewajiban...

    ReplyDelete