Mengambil tema "Mengelola Gaji"....berikut beberapa point yang dapat aku sharing di sini....
Di awal...beliau memberikan sebuah hadits :
Di antara kebahagiaan seorang muslim ialah mempunyai tetangga yang shaleh, rumah yang luas dan kendaraan yang meriangkan. (HR. Ahmad dan Al Hakim)
So...keluarga yang sakinah itu adalah :
- Memiliki rumah yang luas
- Kendaraan yang nyaman
- Istri yang solehah
- Rezeki yang halal dan baik
Renungkan...bila mempunyai anak lebih dari satu dan beda kelaminnya, tentu kamar tidur mereka harus dipisahkan, mengacu pada hadits Rasulullah juga, bahwa anak laki-laki dan perempuan harus terpisah tempat tidurnya. Tentu harus memiliki lebih dari satu kamar kan? Belum lagi kalau ada pembantu...tentu harus diberikan kamar sendiri juga. Belum lagi kalau kedatangan tamu atau saudara....harus punya kamar juga kan....jadi bisa dihitung-hitung deh kebutuhan ruang nya...dengan standard kenyamanan tentunya....bukan yg serba satu langkah ke tiap ruangan...ha...ha...ha...
Nah kendaraan yang nyaman, yang tidak mogok-mogok juga termasuk kebahagiaan bagi seorang muslim. Karena dengan kendaraan memberi kemudahan bagi kita dalam melakukan aktivitas dakwah juga untuk kegiatan-kegiatan lain yang bertujuan untuk kebaikan.
Rasulullah saja pada jamannya memiliki unta yang paling bagus loh!!
Istri yang solehah mah udah ngga usah dipaparkan lagi ya....krn istri solehah itu adalah harta yang paling berharga....ada banyak haditsnya juga tuh.... mengenai istri yang solehah ini. Silakan cari...buanyakk banget rujukannya!!
Langsung aja ke pengelolaan gaji ya....
Agar berkah dan manfaat...gaji harus kita alokasikan sesuai porsinya masing-masing, jangan lupa dengan filter yang halalan dan thoyyiban....
Nah...gitu terima gaji dan sampe ke tangan kamu semua....maka :
- Bayarkan dulu Hak Allah SWT berupa zakat, infaq ....ayo salurkan lewat Portalinfaq
- Hak orang lain....bayarin tuh hutang-hutang....karena kita ngga pernah tau kapan kita mati. ya kan?!?
- Hak sendiri untuk masa depan....berupa tabungan neh....jgn lupa yee
- Hak sendiri sekarang....Sisanya nih...habisin deh sesuka hati....setelah ketiga point di atas terpenuhi semua.
Moga manfaat ya...sori...cuman nyatet dikit..!!
Jakarta, 27 Juni 2008
traktir diana dunk ^_^
ReplyDeletegaji udah habis lagi neh....!!
ReplyDeleteyang ini neh bukan cuma renungan...
ReplyDeletekeknya obsesi terpendam :))
hari segini gaji dah abis??
ReplyDeletegagal dong ilmunya ^^;
terima kasih atas artikelnya,....
ReplyDeleteAlhamdulillah kalo soal 1. Bayarkan dulu Hak Allah SWT berupa zakat, infaq ....ayo salurkan lewat Portalinfaq
ReplyDelete2. Hak orang lain....bayarin tuh hutang-hutang....karena kita ngga pernah tau kapan kita mati. ya kan?!?
3. Hak sendiri untuk masa depan....berupa tabungan neh....jgn lupa yee
4. Hak sendiri sekarang....Sisanya nih...habisin deh sesuka hati....setelah ketiga point di atas terpenuhi semua.
udah terselesaikan dengan baiiik
Astaghfirullah...
ReplyDeleteBulan ini blm bayar zakat....biasa paling cuma masukin ke mesjid...
duh...ada yg online gak yah?
lho, hak saya untuk ditraktir belum juga dilaksanakan...koQ gajinya dah habisss
ReplyDeletetraktir...
ReplyDeletebayar utang...
hehehe...
point 1 aq lakukan setahun sekali,selanjutnya buat adik2, untuk diri sendiri kalo ada sisa buat nenek dikampung...traktiran teman jatahnya pas dp bonus, ultah, ga tiap gajian kaleee
ReplyDeletehehe pas bngt
ReplyDeleteThanks 4 this post
^^
wahh terima kaish mbak sharing nyaaa...
ReplyDeletedi ingetin ada yang belum di lakukan nihhh hehee
bukan ada lagi dengg BANYAK yang blm di lakukan hehehe
thanx yah
ReplyDeletemenarik nih
termotivasi neh...plus tetep sederhana...
ReplyDeleteMinggu lalu juga kami dapat slide ppt tentang materi ini. Alhamdulillah bermanfaat banget.
ReplyDeleteAda mas...silakan buka www.portalinfaq.org
ReplyDeletekalo yg pertama tuh harus dibayar tiap bulan sebagai zakat profesi...ngga gede2 kok...2.5% aja....
ReplyDeleteBetul...manfaat sekali...disharing juga dong...
ReplyDeleteyang enak itu pas2an mbak...pas mo punya rumah ...eh duitnya ada....pas mo nikah...duitnya tersedia...dan pas mo naik haji...eh duitnya juga cukup..!! ya kan?!?
ReplyDeletesama2 ya....mudah2an ada manfaatnya...walaupun cuman secuil yang bisa dibagi neh....
ReplyDeletehah?!? kapan gua janjinya ya??
ReplyDeleteSyaiful kok tau aja seh?? ha...ha...ha...Rasulullah kan bangga dengan jumlah umatnya yang banyak kelak....
ReplyDeleteIya neh....gimane dong...
ReplyDeleteSama-sama ya....
ReplyDeleteSubhanallah....!
ReplyDeleteBayar utangnya dulu yang harus didahulukan tuh....
ReplyDeleteMoga manfaat ya....
ReplyDeleteSilakan diaplikasikan...
ReplyDeleteHallo Dessy :)
ReplyDeleteBiar sedikit tetapi berkesan kok catatannya.
moga manfaat ya....ntar dicatetnya banyakan lagi deh...biar makin bnyk yg disharing...thanks mba vonny...
ReplyDeleteNambahin dikit ya mbak. Hak Allah atas hamba-Nya, adalah beribadah kepada-Nya, tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. ^_^
ReplyDelete"Dari Muaz bin Jabal radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku pernah membonceng Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, yang memisahkan antara aku dan beliau hanyalah bagian belakang pelana. Beliau bersabda: Hai Muaz bin Jabal. Aku menyahut: Ya, rasulullah, aku siap menerima perintah. Kemudian berjalan sejenak, kemudian beliau bersabda lagi: Hai Muaz bin Jabal. Aku menyahut: Ya, rasulullah, aku siap menerima perintah. Kemudian berjalan sejenak, kemudian beliau kembali memanggil: Hai Muaz bin Jabal. Aku pun menyahut: Ya rasulullah, aku siap menerima perintah.
Beliau bersabda: Tahukah engkau, apa hak Allah atas para hamba? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Beliau bersabda: Hak Allah atas para hamba, yaitu mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Setelah berjalan sesaat, beliau memanggil lagi: Hai Muaz bin Jabal Aku menjawab: Ya, rasulullah, aku siap menerima perintah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya: Tahukah engkau apa hak hamba atas Allah, bila mereka telah memenuhi hak Allah? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Allah tidak akan menyiksa mereka." (HR. Muslim)
Dan kalau ada sisa dana kita, setelah semua kebutuhan kita terpenuhi, maka masih banyak saudara kita yang lain yang juga masih membutuhkan. :D
maaf ikutan nimbrung ya mbak. :D
ReplyDeletezakat bukannya tahunan mas (kalau yang dimaksud adalah zakat mal). itupun setelah cukup nisab dan haulnya. kalau memang belum cukup, maka tidak perlu mengeluarkan zakat.
“Kamu tidak mempunyai kewajiban zakat sehingga kamu memiliki 20 dinar dan harta itu telah menjalani satu putaran haul.” (Shahih Hadits Riwayat Abu Dawud)
20 dinar adalah 85 gram emas, karena satu dinar adalah 4 1/4 gram dan nishab uang dihitung dengan nilai nishab emas.
"Barangsiapa mendapatkan harta maka tidak wajib atasnya zakat sehingga menjalani putaran haul.” (Shahih dengan syawahidnya, Riwayat Tirmidzi)
namun, kalau setiap bulan mau mengeluarkan juga gak masalah, tapi jatuhnya ke infaq, bukan zakat. wallahu a'lam... ^_^
Oh iya mbak. Mungkin membayar hutang harus didahulukan jadi nomor satu daripada infaq. Karena membayar hutang itu wajib. Sedangkan infaq itu sunnah. Wallahu a'lam. :D
ReplyDeletethanks atas ilmunya.....
ReplyDeleteyup...zakat bagi yg sudah mempunyai penghaisilan juga wajib kan...Allah hanya minta 2.5% kok...tentunya itu juga akan disalurkan kepada yg mustahiq...soal hutang itu juga merupakan kewajiban...
ReplyDelete