Tuesday, July 8, 2008

Sang Guru

 
Gurumu bukan orang yang kau dengarkan pidatonya, tapi seseorang yang membimbingmu melalui ekspresinya, yang merasukimu dengan sikap spiritualnya.
Dia bukanlah orang yang membimbingmu dengan kata-kata, tapi seseorang yang membawamu dengan kondisi spiritualnya.
Gurumu adalah seseorang yang membebaskanmu dari penjara hasrat untuk mengantarmu kepada Guru Dunia - yakni ALLAH SWT.
Gurumu adalah seseorang yang tak henti membersihkan cermin hatimu sehingga ia memancarkan cahaya Ilahi.
Gurumu memasukkanmu ke dalam cahaya keberadaan ALLAH dan berkata : "Kau sudah sampai di rumah Tuhanmu."


Sudah kah "sang guru" itu ...kau temukan ...saudaraku??

(sumber : dikutip dari buku "Bulan Sabit di Atas Eiffel, hal.172, Abd.al Malik)

41 comments:

  1. Rumah Tuhan itu ada dalam kedamaian dan bimbingan Ilahi...berupa hidayah....

    ReplyDelete
  2. alhamdulillah..saya sudah menemukannya :)

    ReplyDelete
  3. udah kemaren sore rupanya rumahnya ada dihatiku sendiri...

    ReplyDelete
  4. Apakah TUHAN punya rumah? Klo Tuhan punya rumah apakah tidak sama dengan makhluq? bukankah istilah rumah hanyalah sebuah kiyasan saja?..........

    ReplyDelete
  5. yup....sebuah rasa indah dalam hati...bahwa kita dapat menemukan dan merasakanNYA.....

    ReplyDelete
  6. pak dipahami aja jangan bahas semuanya secara harfiah bisa salah masuk nanti...belajarlah untuk memahami///

    ReplyDelete
  7. wallahu alam.....rumah di kalimat tadi mungkin hanya kiasan....

    ReplyDelete
  8. Akan tetapi tidak semua orang bisa seperti itu, untuk muslim pemula ato org yang ilmunya/pemahananya masih cetek alias sedikit bisa menggiring pada kemusrikan. bukankah Siti Jenar di hukum mati karena hal yang hampir seperti itu???

    ReplyDelete
  9. nah itu tugas bapak sebagai guru utk mengajarkan pada yang belum paham....

    ReplyDelete
  10. lebih mulia lagi kalo Bapak mau membahas nya lebih detail tulis aja pak jd semuanya bisa mendapat tambahan ilmu

    ReplyDelete
  11. iya...kita juga jadi belajar pada gurunya nih....

    ReplyDelete
  12. dibantu doa...*tangan tengadah mode ON*....

    ReplyDelete
  13. alhamdulillah sudah mba' :)
    sudah beberapa kali bahkan...

    ReplyDelete
  14. Kuharap DIA selalu berada dalam hatiku selalu...

    ReplyDelete
  15. bu balik dl ya...duh malem ni mash mkn dgn tamu bisa bengkak ni badan...menu yg disuka bozz kepiting asap pula...muak kalipunnn

    ReplyDelete
  16. amin....begitu juga dengan KU....ku ingin DIA bersamaku selalu....

    ReplyDelete
  17. ya ampuun...bagi2 napa dengan temanmu yg di jkt ini??

    ReplyDelete
  18. nih...ngangain mulutnya...hup...masuk ga? wakkakaka

    ReplyDelete
  19. wah...lolos!! balik maning ke ponti!!

    ReplyDelete
  20. waduh ...
    ndak oleh disebutno sijhi2 iso djhewer aku mba' hi3...........
    (ngumper dulu ach..... :D)

    ReplyDelete
  21. yo wes...siji ae...ndak perlu semuanya....atau bisik2 ae lah...

    ReplyDelete
  22. pssssstt......pssssst.... nah dah denger kan?!!! :D

    ReplyDelete
  23. biar ngga kedengeran....pssst...pssst....pssst.....

    ReplyDelete
  24. Oh Guruku kaulah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa...
    Ibuku beliaulah guruku yang pertama bagiku...

    ReplyDelete
  25. Rasulullah is the real model and real teacher for all!

    ReplyDelete
  26. RAsulullah adalah guru buat seluruh alam.

    ReplyDelete
  27. Ibu...madrasah pertama bagi buah hatinya....

    ReplyDelete
  28. yup...mari kita teladani beliau dalam tiap bagian hidup kita....

    ReplyDelete
  29. Rasulullah adalah guruku, bundaku adalah guruku, Murrobiah adalah guruku, sahabat2ku adalah guruku dan pengalaman juga guruku ^_^

    ReplyDelete
  30. Semua yang membawa kita menuju kebaikan adalah "guru" bagi kita...bahkan dari seorang anak kecil sekalipun....

    ReplyDelete