Dan setahun berlalu sudah...sejak akad itu dia ikrarkan di hadapan Sang Khaliq. Setahun yang penuh bunga juga duri-duri kecil. Satu tahun berlalu dengan sangat lajunya. Bermacam peristiwa dilewati. Berbagai ujian menghadang. Dan beraneka manisnya cinta direguk. Ada senyum, tawa, tangis, kesal, marah, haru, bahagia, senang, telah campur aduk dalam hari-hari yang aku lewati bersamanya. Dua insan yang tiada pernah saling kenal sebelumnya, namun kini bersatu di bawah satu atap dan selimut. Terkadang aku merasa semua seperti mimpi saja. Aku yang dulu sudah tidak berharap lagi datangnya seorang pria dalam hidupku, berulang kali gagal dan tidak pernah cocok dengan tiap pria yang mendekati maupun yang disodorkan. Dahulu aku berfikir bahwa aku adalah hidupku sendiri, tidak perlu berbagi rasa dan perasaan dengan seorang yang lain, yang selalu egois dan bertanggung jawab untuk diriku saja. Tetapi kini, ada dia, dia yang dikirim Tuhan masuk dalam tiap relung diriku. Aku tak kuasa menolaknya, terlalu sombong bila mengabaikannya. Aku kian menyadari bahwa fitrah manusia lah untuk berpasang-pasangan. Kriteria tinggi yang dulu aku targetkan, harus begini dan begitu ternyata tak menjadi patokan harga mati. Namun apa yang pernah hati kecilku bisikkan, itulah yang tergambar dalam diri pasanganku. Dia seorang yang romantis, humoris, dan supel sekaligus sabar, tak dapat aku pungkiri. Permintaan terhalus dalam relung batinku yang terdalam, dan itu pula yang dijawabNya.
Jarak yang memisahkan hingga hari ini, membuat rumah tanggaku selama 1 tahun berjalan seperti sepasang remaja yang masih berpacaran saja. Tiada rutinitas layaknya rumah tangga yang hidup bersama. Tiap dua bulan sekali aku menanti-nanti kedatangannya. Bersiap-siap dengan penampilan terbaik. Merencanakan tempat-tempat kencan yang akan aku datangi bersamanya. Menyusun menu yang ingin aku santap berdua dengannya. Aku sering geli sendiri dengan rumah tanggaku. Seperti ABG yang kasmaran, tiap malam aku selalu menanti-nanti telepon darinya, dan bila pagi datang aku bersemangat ke kantor agar dapat ber-chatting ria dengan suamiku. Begitu hampir setiap hari. Sms-sms nakal, manja, dan sms saling mengingatkan senantiasa mampir ke hpku ataupun hpnya. Warna-warninya rumah tanggaku. Namun ketika rasa bad mood menghadang dan ada perasaan tidak suka menyergap, aku bisa membuat suasana menjadi sangat keruh. Saatnya kesabaran aku dan dia diuji. Belajar menguasai amarah dan mengerti keinginan pasangan, juga dengan lapang dada memaafkan satu sama lain. Pernikahan mengajarkan sangat banyak hal.
Satu tahun, layaknya perjalanan hidup seorang anak manusia. Di usia ini, adalah awal-awal mulai belajar berjalan, sering kali terjatuh, tersandung, terjerembab, bahkan sakit untuk awalnya. Belajar keseimbangan untuk benar-benar menapakkan kaki menjejak ke bumi. Dan bila masa itu terlewati, maka dunia yang penuh misteri ini akan sanggup dijelajahi dengan kedua kakinya. Peristiwa-peristiwa baru siap untuk dihadapi dan diatasi. Setiap tahapan adalah proses pembelajaran. Tidak semua yang dilewati adalah perjalanan indah, mulus, penuh bunga, dan tanpa rintangan. Ada banyak gejolak dan ujian.
Satu tahun yang indah.....
Satu tahun yang bergejolak...
Satu tahun yang luar biasa....
Satu tahun yang banyak memberi pembelajaran....
Satu tahun yang mendewasakan....
Satu tahun yang mendidik....
Satu tahun yang akan membawa harapan-harapan baru....
Satu tahun yang penuh ANUGRAH...
Terima kasih ya Allah....
Terima kasih cinta...
Terima kasih untuk semua yang aku nikmati....
Karena kasihMu...aku menjadi pasangannya....
Karena ridhoMu...aku masih bersamanya...
Eratkan dan kekalkan ya Ilahi....
----
---
Suamiku....
Ijinkan aku mengutip penggalan puisi Habiburrahman dalam salah satu novel favoritku
"Aku mencintaimu seperti matahari mencintai titah tuhannya"
Jakarta, 21 Mei 2010
My 1st wedding anniversary

Alhamdulilah :)
ReplyDeleteso sweet... penuh dengan
ReplyDeleteSuit suittt...Begitu indahnya cintaa...~gi merindu yaa ma suami~ Hehehe
ReplyDeleteAlhamdulillah mba,
ReplyDeleteIndah sekali. Barakallahu, semoga menjadi keluarga yg hebat dunia dan akhirat
tipikrrrrriiiiiiiiiiiiiwwwwww......
ReplyDeletemasihinget dulu pas lagi hot2nya mo merit....hehehehhe *walopun baca lwt postingan*
Barakallahu atas usia pernikahan mbk. Hiks, terharu membc ini ^^
ReplyDeletebarakallahulaka.. met milad pernikahan yah
ReplyDelete@ eccy : alhamdulillah...bisa sampai ke usia 1....baru belajar jalan nih...
ReplyDelete@ aya : amin...moga cinta selalu krn Allah....nuhun yah...
@ inndi : hiks iya nih...di hari jadian...malah suamiku msh jauh...blm plg jg..
@dhaima : siippp....hebat dunia akhirat....sedang belajar nih...ternyata susah ya....
@ rama : ha..ha..ha...ngikutin tiap episode kah?? dirimu janji mau datang ke nikahanku...ternyata ga jadi...huh....
ReplyDelete@ ivonie : makasi von....moga vonie segera jg ya...ups...udah blm? aku udah lama ga tau kabar tmn2 MP nih....
@ dayan : makasi akh...syukron utk doanya...doain kita cepat punya keturunan yaa
maaf mba, kos cuman indah yang ngajakin dan dia jga gak jelas, makanya tak jadi,,,hehehehehe
ReplyDeleteberangkat sendiri kan bisa....tidak terjadi dua kali loh pernikahanku...
ReplyDeletedirimu kapan? awas kalo diem2....dikutuk loh
ia tenang aja,, 1 kompi MP bakalan aq undang kok mba...hehehee
ReplyDeleteselamat ulangtahun pernikahan ^_^
ReplyDeletesemoga terus bahagian bersama ;)
dan aku pun akan membawa segerobak pasukan...hehe....siapin aja makanan yg bnyk....dan doorprize khusus utk para MPers
ReplyDelete@ genkeis : amin...makasi mas syamsul....apa kabar? sehat kan??
ReplyDeletetapi sekarang gak seru ahhhh, jarang bikin postingan.....ruamh ditinggalin begitu aja...ga asyyyiiiikkkk...
ReplyDeletebarakallahu ya.. mba...
ReplyDeleteperjalanan masih panjang... mba.
Semoga sukses hingga ke akhir perjumpaan.
berkekalan hingga menapaki surga sejati bersama kelak.
(amiin)
tp rumahku msh diurus loh...ga ditinggalin begitu aja...
ReplyDeletebtw, emang warga MP pada kemana sih? dulu msh sering ngobrol di komen2an...sekarang sepi pisan....kita provokatorin tuh...spy pulang kampung lagi ke MP....
amin.... jalani dgn ikhlas aja mb :)
ReplyDeleteiya...dan perjalanan itu pasti akan bnyk tantangannya...
ReplyDeletemoga selamat sampai ke tujuan sebenarnya...surga Allah yang maha luas dan indah....
dan reuni kembali di sana...amin
hiks...iya...bersabar....moga masa itu akan tiba juga....syukron akh....
ReplyDeleteKlo dua tahun apaan dong mbak des?
ReplyDeleteDua tahun dua anak....
ReplyDeletegmn muse? cucok kan?
Jadi anaknya kembar tuh? Ga kasian sama aku mbak... NYari kadonya harus dobel kalo mereka ulang tahun wakakakakakakakkaa
ReplyDeleteha..ha..ha...ngarepnya gitu muse...sekali lahir lgsg cowo cewe...aku udah siap 2 nama utk anak2 yg akan muncul dari rahimku...hihihi....
ReplyDeletenah itu urusan om muse...ga mau tau...pokoknya bawa kado....
Sungguh teralalu... Hahahaha
ReplyDeleteparasit...kata gita gutawa....
ReplyDeletehaha...
Kalo kataku benalu mbak.. hehehehehe
ReplyDeletegulma....yg harus dibuang dan dicabut,....
ReplyDeleteIlalang ajah.... *langsung berdendang hahahahaha
ReplyDeletesadis kata afghan....
ReplyDeleteBarakallahu sist.. Ikut senang :)
ReplyDeletesubhanallah walhamdulillah, selamat ya dess....semoga langgeng terus :)
ReplyDeleteamin...amin...doakan kami segera memiliki keturunan yah...
ReplyDeletespechless.. Semoga pernikahanmu selalu diberi keberkahan oleh Allah, benar2 bisa membina keluarga yang seperti di contohkan oleh Rasulullah. Semoga bisa menghadirkan para mujahid dan mujahidah yang siap membela agamanya.
ReplyDeleteTiada pernikahan yang seindah dalam novel
Karena didalam pernikahan Nabiyullah juga terdapat gejolak.
Belajarlah dari beliau agar pernikahanmu diberkahi Allah.
Belajarlah dari istri2 beliau.
Belajarlah juga dari para sahabiyyah dalam membina rumah tangga
Karena akhir dari semua itu adalah bagaimana keluarga kita dapat berkumpul bersama2 di Jannah-Nya.
Selamat belajar ya sobat... semoga ditengah2 proses belajar tsb banyak hikmah yang kau petik yang semakin mendewasakan dirimu dlam menapaki langkah kehidupanmu.
Happy wedding's anniversary
@ uni : hatur nuhun uni....amin atas doanya...semoga kami berdua dapat terus belajar dan meneladani Rasulullah selalu....
ReplyDeleteamiin Allahumma Amiin
ReplyDelete